Iniesta Kesulitan Beradaptasi dengan Budaya Jepang

   Info Olahraga

Telah 6 bulan Andres Iniesta pergi dari Barcelona buat membela tim dari Jepang, Vissel Kobe. Meski begitu dia mengakui masih kesulitan adaptasi dengan kebudayaan setempat.

Iniesta pindah ke Vissel Kobe usai kesepakatan kontraknya bareng Barcelona berakhir penghujung musim kemarin. Demi menghindari pertandingan bersama tim kampung halamannya itu dia pun memutuskan terbang menuju Jepang buat mengawali karier baru di sana.

Meski masih bisa menunjukkan kualitas paling bagusnya pada turnamen Liga Jepang, J-League, sang pemain berposisi gelandang masih kewalahan menerapkan kehidupan ala warga setempat.

“Tidak gampang melakukan adaptasi di sini, baik di dalam arti olahraga atau pribadi. Budaya Jepang amat lain dengan budaya ku di Spanyol, namun aku serta istri terus adaptasi serta menikmati pengalaman anyar ini,” tutur Iniesta pada Esquire.

“Budaya di sini jauh setingkat lebih rileks, Kamu dapat menyaksikan sekitar Kamu dan di stadion, arena pertandingan, tersedia dukungan hebat namun ini bukanlah level kemarahan yang serupa. Mereka menangani hasil negatif dengan cara yang lain dari yang lain, ” dia melanjutkan.

Di samping soal budaya setempat, pemain berposisi gelandang 34 tahun itu pun tengah diganggu dengan kursus bahasa Jepang setiap pekannya. Itu dikerjakan supaya ia dapat berkomunikasi bersama kawan setim serta lingkungan baru dengan gampang.

Di sisi lain, bintang lulusan akademi La Masia itu telah berlaga sebanyak 14 kali bareng Vissel Kobe di J-League kampanye musim ini. Malahan dia pun telah menyarangkan tiga gol serta mengkreasikan 3 assist buat tim yang berbasis di Stadion Noevir itu.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.